in

Fakta baru! Dampak buruk virus corona bagi pria

corona virus

Awal di identifikasi nya Virus Corona yakni akhir tahun lalu di Wuhan, China. Dan masih berlanjut sampai sekarang di Akhir tahun 2020, hampir setahun para ilmuwan mencari fakta tentang virus ini,
dan ada satu lagi fakta mengejutkan yang ditemukan para ilmuwan ini ketika meneliti virus ini.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran University of Miami Miller menemukan potensi virus corona berdampak terhadap kesuburan pria dan penyakit menular seksual. Hal tersebut diketahui saat para peneliti melihat jaringan otopsi dari enam pria yang meninggal karena terinfeksi virus corona.


Penelitian menujukkan, virus corona masih ada di testis para pria tersebut.
Bahkan, penyebab penyakit Covid-19 itu juga ditemukan di testis pria berusia 28 tahun yang terinfeksi virus corona dan sembuh tanpa menunjukkan gejala.
“Kami juga mengidentifikasi keberadaan virus (corona) pada pria yang menjalani biopsi testis untuk kemandulan dengan riwayat Covid-19 sebelumnya,”
ujar seorang profesor dan direktur urologi reproduksi di Miller School Dr Ranjit Ramasamy seperti dikutip dari Fox News, 15 November 2020.
“Jadi pasien dinyatakan negatif dan tidak menunjukkan gejala setelah terkena Covid-19,
tapi masih menunjukkan adanya virus di dalam testis. Penemuan ini baru, luar biasa, dan tentunya layak untuk dieksplorasi lebih lanjut,” tutur dia.

Melansir ABC News, para peneliti mengatakan penemuan ini kemungkinan menjelaskan nyeri testis yang dialami sebanyak 10-20 persen pria
yang terinfeksi Covid-19. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan virus corona dapat mempengaruhi kesuburan pada pria.
“Kami mendesak para pria yang mengalami nyeri testis atau ingin memiliki keluarga di masa mendatang untuk memeriksa jumlah sprema mereka,
memastikan memiliki sperma yang sehat dan layak,” ujar Ramasamy. Selain itu,
diperlukan juga studi yang mempelajari kemungkinan virus corona dapat ditularakan secara seksual.

“Saya rasa kita belum mengetahui jawaban dari pertanyaan itu dengan pasti.
Fakta bahwa virus ada di testis memberi kita petunjuk bahwa ini bisa masuk ke cairan mani dan ditularkan secara seksual.
Saya pikir kami perlu melakukan lebih banyak studi,” tutur dia.

Pihaknya juga menegaskan, masih dibutuhkan lebih banyak penelitian guna memahami secara utuh bagaimana jaringan testis merespons Covid-19.
Melansir Worldometers, Minggu (15/11/2020) pukul 17.30 WIB,
virus corona yang pertama kali teridentifikasi di Wuhan, China pada akhir tahun lalu telah menginfeksi sebanyak 54.409.770 orang di seluruh dunia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 37.938.724 di antaranya telah dinyatakan sembuh dan negatif dari virus.
Adapun jumlah kematian yang terjadi akibat virus corona mencapai 1.319.423 orang secara global.

Sumber : https://www.kompas.com/tren/read/2020/11/16/123000165/studi-peneliti-temukan-virus-corona-dapat-pengaruhi-kesuburan-pria?page=2

Antara Joe Biden, Hadits Nabi, dan ‘Insyaallah’

Proyek Kereta Cepat Korea bisa tembus 1000 km/jam